Apa itu Linked in? Dan bagaimana cara kerja nya? Kedua pertanyaan ini sering kali masing sering kali ditanyakan oleh para pebisnis. Dan tahukah Anda, ternyata Linkedin masih menjadi platform lowongan kerja online yang terbesar dan terbaik, bahkan sampai saat sekarang ini.

Sejarahnya, Linkedin hadir sekitar 15 tahun lalu. Dan saat pertama kali diluncurkan, Linkedin bertujuan sebagai tempat bertemunya para penyedia lapangan kerja dengan para pencari kerja.

Melalui Linkedin, banyak perusahaan yang sedang mencari pekerja, akan membagikan daftar pekerjaan yang tersedia. Begitu juga dengan para pekerja, mereka akan menaruh resume, CV atau portfolio mereka di halaman Linkedin mereka. 

Linkedin Ads: Passo a Passo de como come├žar a investir

Cara Membuat Akun LinkedIn Meski terkesan serius, sebenarnya cara membuat atau mendaftar akun LinkedIn serupa dengan media sosial lain. Anda juga bisa memilih layanan premium atau berbayar untuk mendapatkan fitur lebih. Berikut adalah cara membuat akun LinkedIn:

1. Buka halaman pendaftaran LinkedIn di https://www.linkedin.com/reg/join

2. Ketik nama depan dan nama belakang, alamat email, dan kata sandi yang akan Anda gunakan. Anda harus menggunakan nama asli ketika membuat profil LinkedIn.

3. Isi semua data diri, mulai dari pengalaman bekerja, latar belakang pendidikan, hingga keahlian secara lengkap. Hal ini memudahkan perusahaan mengetahui kepribadian serta kemampuan Anda.

Berikut adalah 7 fungsi LinkedIn yang perlu Searcher tahu:

1. Meningkatkan potensi dilirik HRD.

Sebanyak 93 persen HRD perusahaan kini menggunakan LinkedIn untuk meriset lebih dalam mengenai kandidat sekaligus menjadikan LinkedIn sebagai platform untuk merekrut kandidat pula. Sehingga, pastikan Anda memperlakukan profil LinkedIn Anda seperti CV agar bisa memberikan kesan yang baik kepada HRD.

2. Menunjukkan kemampuan dan kredibilitas.

Memiliki profil Linkedin membantu Anda membangun kepercayaan dengan pencari kerja. Melalui media sosial ini, mereka bisa melihat rekomendasi keahlian serta siapa saja yang berhubungan secara profesional dengan Anda.

3. Sebagai alat mempelajari seluk beluk perusahaan.

Melalui LinkedIn, Anda bisa mempelajari beragam perusahaan serta pihak yang melakukan rekrutmen atau HRD. Hal ini mempermudah Anda sebelum memberikan lamaran. Harapannya, Anda memiliki kesiapan yang lebih ketika akhirnya melakukan wawancara kerja.

4. Anda bisa mencari lowongan kerja di LinkedIn sesuai dengan minat, bakat, latar belakang pendidikan, serta latar belakang profesional Anda. Hal ini tidak tersedia pada lowongan kerja tradisional. Selain itu, Anda juga bisa secara langsung mendaftar pada lowongan yang tersedia dengan LinkedIn Apply, menyimpan lowongan kerja, serta memberi notifikasi kepada HRD bila Anda terbuka atas setiap kesempatan.

5. Menambah portofolio kerja

Dengan fitur ini, Anda bisa memperkuat kredibilitas Anda terhadap perekrut atas sebuah pekerjaan tertentu. Anda bisa dengan mudah menampilkan portofolio atau pengalaman kerja Anda pada profil LinkedIn.

6. Membidik perusahaan impian.

Bila Anda memiliki perusahaan yang Anda idam-idamkan, Anda bisa menggunakan LinkedIn untuk membidik perusahaan tersebut untuk menjadi tempat Anda bekerja. Caranya, yakni dengan mengikuti orang-orang di sekitar jaringan Anda yang bekerja untuk perusahaan tersebut. Semakin banyak Anda terkoneksi, semakin besar kemungkinan Anda bisa memiliki kesempatan untuk bekerja di tempat tersebut.

7. Tergabung dalam komunitas.

Bergabung dalam sebuah komunitas yang terbentuk di LinkedIn, dengan orang-orang yang memiliki kesamaan minat, latar belakang pendidikan yang sama, serta profesional yang telah bekerja di bidang industri yang Anda minati sangat bisa dilakukan. Grup-grup ini akan memberi kesempatan bagi Anda bergabung dalam diskusi mengenai karir di bidang yang Anda minati. Anda bisa bertanya, memulai sebuah percakapan, dengan orang-orang kunci dalam bidang profesional tertentu.